Filed under: LumbuNG
Ini dia cover buku “Ode Kamopung #1: Temu Sastrawan se-Nusantara”. Berisi essay dan cerpen dari penulis se-Nusantara. Dicetak terbatas. Covernya yang bikin Ucok dari Bandung. Siapa yang masih punya? Rencananya, di “Ode Kampung #3″ akan diluncurkan buku “Ode Kampung #2″. Pasti seru! Siap-siap nabug aja.
selebriti, selebrita,
urang tanggap, sina nyarita
selebriti, selebrete ‘rang ngahiji, bari silih bere,
selebriti, selebriti
hayu mukti*), bareng naliti
selebriti, selebrito
tina ati, ngobrolna pasti eco.
selebriti, selebritu
dengekeuneun anak incu,
selebriti, dagang soang,
urang dengekeun di Ciloang.
nu ngarenda, sisi meja,
keranda sing jadi beranda!
itu gunung, ieu leuwi **)
ode kampung, sing jadi ode negeri!
di Cirebon, meuli tarasi
dagang bawang, jeung campaka
di Karawang, ngala kuya
tanjeurkeun dunya literasi
Ciloang sing wangi saDunya
nu daratang sing jaradi mulya.
kenek galing, dagang seeng tambaga
ene ***) kuring, sing panjang yuswa!!!!
*) mukti: kaya harta, kaya harti (pengetahuan, ilmu, elmu jeung panemu)
**) leuwi: danau luas yang dalam dan tenang
***) ene : nini, ma nini, nenek (ibunya GG) yang masih suka berstory telling ria buat anak-anak. Beliau juga “high achiever” yang masih terus berkesenian dan berkehidupan. bagi saya, beliau ikon yang paling ikon of RumDun. Dalam pengalaman saya di beberapa komunitas selalu ada “pembawa lilin” macam beliau. di CCL Bandung, di Jatiwangi Art Factory, di Kawali Nyiar Lumar, DI cINYASAG, di Cirebon, di Denpasar, di Tejakula dll. dll. Seorang perempuan yang menjadi tempat para seniman menangis dan bersimpuh, menjadi bayi kembali!
“Dukung Gerakan Komunitas Literasi Lokal”
Setelah Ode Kampung #1 dilaksanakan pada bulan Februari 2006 dengan tema “Temu Sastrawan se-Indonesia, dan Ode Kampung #2 pada bulan Juli 2007 dengan tema “Temu Komunitas Sastra se-Indonesia” yang cukup menghebohkan konstelasi kesusastraan Indonesia, kini Rumah Dunia kembali menyelenggarakan hajat tahunan ini. Namun Ode Kampung #3 yang akan dilaksanakan pada 7-10 November 2008 ini lebih memfokuskan pada kegiatan literasi di Indonesia.